HAL HAL PENTING DI MADINAH

By Kartikanofi - Maret 21, 2017

Sunset Masjid Nabawi
Tepatnya tanggal 1 sampai 12 Maret 2017 kemarin aku dan keluargaku melaksanakan ibadah umroh. Nah umrah ini adalah kado special dari orang tua aku pasca aku lulus kuliah. Gimana gak spesial? Orang-orang yang datang ke Tanah Suci untuk melaksanakan ibadah Umrah adalah para tamu istimewa Allah SWT dan pasti akan dikabulkan semua doa-doanya.
Hari pertama tiba di negeri Arab Saudi aku menuju ke kota Madinah. Nah kali ini aku akan menjelaskan beberapa hal-hal yang penting ketika aku berada di kota Madinah dan mungkin bisa menjadi referensi untuk teman-teman yang mau melaksanakan umrah suatu saat.


  • Sholat Jamaah di Masjid Nabawi

Masjid Nabawi ini sangat luas dan dindingnya berlapis emas, kadang kala atapnya dapat membuka dan menutup. Disitu juga ada Green Dome (Kubah Hijau) yang di dalamnya terdapat makam Rasulullah SAW serta dua sahabat Rasul yaitu Abu Bakar Asshidiq dan Umar bin Khatab.
Bagian Dalam Masjid Nabawi
Sholat berjamaah di Masjid Nabawi sama dengan 1000 kali sholat di masjid lainnya selain Masjidil Haram. Kebayang kan pahala kita yang setiap hari dalam 5 waktu datang untuk sholat berjamaah di Masjid Nabawi? Buat teman-teman yang mau datang ke Masjid Nabawi untuk sholat jamaah, usahakan datang lebih awal atau satu jam sebelum adzan. Nah ketika sampai di dalam masjid, sebelum duduk usahakan untuk sholat tahiyatul masjid dulu.
Notes : 

  • Bawa plastik untuk tempat sandal karena Masjid Nabawi tidak menyediakan plastik untuk jamaah yang datang ke masjid 
  • Jangan bawa barang belanjaan dan barang-barang aneh ketika mau masuk dalam masjid karena di depan pintu masjid ada Askar yang memeriksa isi tas kita.  
  • Hafalkan nomor pintu keluar yang dengan hotel kita. 


  • Raudhah (Taman Surga = Halaman Rumah Rasulullah SAW)

Jangan bayangkan Raudhah itu sebuah taman luas yang ada rumput-rumputnya. Raudhah adalah tempat paling istimewa di Masjid Nabawi. Di sana merupakan tempat yang musjabah dan di sana kita bisa sampai menangis menyadari sebagai pengikut Rasulullah SAW.
Raudhah ini untuk perempuan memang agak dibatasi waktu dan tempatnya karena memang cuma dibuka pukul 08.00 – 11.00 dan 20.00 – 23.30, tempatnya juga tidak terlalu luas. Jadi untuk sampai di Raudhah ini kita harus rela mengantri dengan jamaah lain yang sangat banyak dan tempat ini dijaga para Askar yang mengatur kapan kita harus masuk ke dalamnya.
Ketika sampai di dalam Raudhah, kita melaksanakan sholat sunnah apapun (aku sih kemarin sholat dhuha karena memang datangnya pukul 09.00 dan ramai banget) dan kita cuma bisa disana sebentar karena memang kita harus rela berdesak-desakan.

Notes :




  • Usahakan datang minimal 2 orang untuk menjaga bergantian untuk sholat, karena memang di tempat raudhah itu berdesak-desakan.
  • Ikuti perintah Askar, kadang kita disuruh kumpul dengan orang-orang sejenis kita (Indonesia Malaysia), duduk sebelum masuk Raudhah dan jangan terlalu lama di dalamnya karena pasti kita disuruh gantian. Tenang guys, mereka bisa bicara bahasa Indonesia kok.
  • Pelajari dan Hafalkan Sholat Jenazah 
Setiap selesai sholat berjamaah 5 waktu, imam pasti mengajak kita untuk sholat jenazah karena setiap hari pasti ada jenazah yang disholatkan di sana. Jadi diusahakan kita juga ikut sholat jenazah berjamaah. Sebelum berangkat umrah, usahakan pelajari dan hafalkan tata cara sholat jenazah.


  • Masjid Nabawi Selalu Ramai Waktu Hari Jumat



Setiap malam jumat dan hari jumat dari isya sampai maghrib masjid ini pasti sangat ramai didatangi para jamaah. Jadi usahakan kalau kalian ke Masjid Nabawi ketika hari jumat, usahakan datang dua jam sebelum adzan untuk mengantisipasi agar dapat shaff di dalam masjid.

  • Cuaca Agak Ekstrim
Kebetulan kemarin waktu aku di Madinah cuaca disana cenderung dingin, suhunya bisa mencapai 19 °C dan cenderung kering. Ingat, di sana bukan Negara tropis! Jadi kemarin waktu aku di Madinah sempat mimisan dan bibirku kering karena aku emang sok-sok kuat menahan udara dingin. Jadi ketika kalian di sana usahakan cek dulu di sana musim apa? Karena memang Madinah terkenal kalau dingin kerasa dingin banget (yah serasa Dieng lah ya) dan kalau panas kerasa panas banget. Jadi usahakan kalian prepare dari Indonesia kalau musim dingin bawa jaket, sarung tangan, masker (penting banget), body lotion dan Vaseline Petroleum Jelly (ini di Madinah banyak banget kok yang jualan).

  • Kunjungan Jabal Uhud dan Jabal Magnet

Madinah memang identik dengan gunung-gunung berbatu yang saling menyambung. Tetapi ada salah satu gunung yang berdiri sendiri di ujung utara Madinah yaitu Jabal Uhud. Jabal Uhud memiliki nilai sejarah bagi umat muslim sendiri karena di sana terjadi perang Uhud. Dalam peperangan itu telah gugur para kaum syuhada seperti Hamzah bin Abdul Muthalib, Mush’ab bin Umair dan Abdullah bin Jahsyin. Mereka yang telah gugur itu dikuburkan di Jabal Uhud. Setiap jamaah haji dan umrah yang datang ke sana pasti berziarah dan mendoakan mereka.
Jabal Uhud

Jabal Magnet adalah tempat wisata baru di Madinah. Tempat ini belum terlalu ramai dikunjungi orang seperti Jabal Uhud. Tapi percayalah, sudah mulai banyak orang-orang yang berjualan di sana, salah satunya es krim yang super enak.

Keunikan Jabal Magnet ini, mobil-mobil bisa berjalan sendiri sampai bisa naik ke tanjakan tanpa perlu menyalakan mesin.
Jabal Magnet

  • Museum Nabi
Museum ini berada di pintu 13 Masjid Nabawi, jadi sebenarnya kita tidak terlalu jauh untuk berjalan ke sana. Pintu masuk museum ini biasanya dipisah untuk pintu laki-laki dan perempuan. Di dalamnya terdapat tulisan-tulisan di dinding tentang kisah perjalanan Rasulullah SAW dari awal kelahiran, perjalanan Rasulullah ke Madinah sampai terjadinya perang Uhud. Selain itu juga terdapat miniatur Masjid Nabawi ketika jaman Rasullah dan jalur  Rasulullah hijrah dari Madinah ke Jeddah untuk menghindari kaum Quraisy.
Salah Satu Bagian Ruangan Museum Nabi
Note : Tenang guys, di situ banyak tulisan perjalanan Nabi Muhammad dalam bahasa Inggris yang bisa kita pahami.
  • Miqat di Masjid Bir Ali
Satu-satunya tempat untuk bermiqat di Kota Madinah yaitu Masjid Bir Ali. Biasanya para jamaah yang akan melaksanakan umrah yang perjalanannya dari Madinah ke Mekkah bermiqat di tempat ini. Masjid ini terletak di perbatasan Kota Mekkah. Jujur, aku paling suka dengan rancangan bangunan masjidnya yang sangat cantik dan punya background pemandangan gunung berbatu yang menakjubkan.
Di sana, kita diwajibkan sudah memakai pakaian ihram dan melaksanakan sholat sunnah ihram serta mulai berniat ihram. Nah kalau sudah mulai berihram kita harus hati - hati, jangan sampai melakukan kegiatan larangan-larangan ihram.

  • Share:

You Might Also Like

0 komentar

Please leave a comment and I'll be back to visit your page. Let's make a bingo!