Pertemuan 3 Gunung dalam Pesona Waduk Selorejo Malang

By Kartikanofi - Februari 10, 2018



Tak banyak orang tahu tentang Ngantang, apalagi Waduk Selorejo. Banyak orang yang ingim merasakan dinginnya Malang dengan menyambangi Bromo dan Kota Batu dengan sejuta tempat wisatanya. Cobalah lirik ujung barat Kabupaten Malang, ialah Ngantang. Di sana dinginnya sebanding dengan Kota Batu ketika musim hujan.
Berjarak satu setengah jam dari Pare, kamu akan disuguhkan dengan pemandangan menarik dari sebuah waduk yang dikelilingi tiga gunung yang berdekatan, Waduk Selorejo namanya.

Awalnya kami menghabiskan weekend ke Kota Batu Malang setelah dua minggu berada di Pare. Di tengah perjalanan, kami melewati jalan berliku - liku di daerah Ngantang, sampai akhirnya kami terkagum - kagum melihat sisi sebelah kanan jalan, Waduk Selorejo. Saat itu pula Retno mengajakku bertandang ke sana minggu depannya.


Tepat akhir tahun 2017, aku memenuhi ajakan Retno untuk mengunjungi Waduk Selorejo. Lagi - lagi kami melintasi jalanan berliku - liku itu di daerah Ngantang. Tapi percayalah, jalan berliku itu tidak akan terasa saat memandangi hutan dan sungai di sisi kanan kiri jalan itu.

Sayang, sesampainya di lokasi tujuanpun hujan mulai turun. Kami berteduh di sebuah warung dengan menikmati secangkir kopi hitam, sekedar meredakan suasana dingin di tubuh kami, tentunya sambil memandangi Waduk ini. Katanya, waduk ini dipakai sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) warga Desa Pandansari, Ngantang.
Kala Menunggu Hujan
Segelas Kopi Hitam Waduk Selorejo
Keberuntungan berpihak pada kami. Tak kurang dari setengah jam, hujan mulai reda. Kami berjalan menyusuri pinggiran waduk. Yah, sepertinya ini ritual wajib bagi orang - orang mudah kepo yang mengunjungi tempat ini seperti kami.


Dari sisi manapun kamu bisa melihat pesona tiga gunung yang mengelilingi waduk ini. Tiga gunung itu ialah Gunung Kelud, Gunung Kawi dan Gunung Anjasmoro.
Rumah Pohon, Spot Terbaik Melihat Waduk Selorejo


Rumah Pohon

Menariknya, tempat ini juga djadikan tempat untuk menjaring ikan bagi para nelayan setempat dan wisatawanpun bebas untuk memancing di waduk ini.

Nelayan Menjaring Ikan
Di situpun kami menemukan jembatan gantung di tengah waduk. Untuk melewatinyapun harus mengantri, karena jembatan gantung ini punya kapasitas maksimal untuk dilewati.

Ini Jembatan Gantungnya


Di sisi sebelah barat Waduk Selorejo, terdapat sebuah perbukitan yang tak kalah cantik dengan Bukit Holbung Samosir. Sayangnya hujanpun turun kembali dan memaksa kami tak bisa berlama - lama di tempat itu.






Dan cerita nikmatnya Jawa Timur akan berlanjut....


Gracias,


Kartikanofi

  • Share:

You Might Also Like

0 komentar

Please leave a comment and I'll be back to visit your page. Let's make a bingo!