BLOG MENGUBAH KARAKTERKU

By Kartikanofi - Oktober 27, 2018



Bisa dibilang, blog adalah kotak anugerah yang diantarkan oleh Dewa Hermes untukku yang di dalamnya tertuang sebuah pesan untuk manusia tersesat ini, “Hei, saatnya putar arah ke jalan yang benar.”

Menulis dalam sebuah platform dan dibaca oleh ribuan orang menjadi kesenanganku tersendiri sebagai seorang blogger. Di samping itu pula, aku banyak belajar menciptakan karakter diri dan mempertanggungjawabkan tulisan yang aku ciptakan. Tentu butuh waktu untuk belajar, mulai dari segi penulisan sampai menciptakan pemikiran yang harus bermanfaat. Tapi belajarnya dari mana? Ya jelas, dari membaca.

Membaca pendapat blogger lain tentang pemikiran hidupnya, membuatku semakin memikirkan suatu hal yang telah aku jalani di masa lalu. Beberapa hari aku pikirkan, aku renungkan sampai akhirnya aku mengakui pada diri sendiri bahwa AKU JAHAT. Ibarat Mitologi Yunani, karakter Kronos-lah yang sangat cocok mewakili diriku. Aku temperamen, terlalu berkuasa, selalu ingin menjadi manusia nomor satu, dan mudah sekali julid. Apalagi lihat teman-teman yang lebih beruntung dibanding aku. (Akhirnya aku mengakui sebagian dosa-dosaku, Ya Tuhan).

Selama berbulan-bulan aku mencoba memahami diriku, memahami sesuatu yang salah dengan diriku. Ternyata, aku kurang mencintai diri sendiri. Semua sifat buruk yang ada dalam diri aku berasal dari mental aku yang tidak mau memahami ataupun bangga pada diri sendiri, terlebih aku kurang bersyukur. Satu lagi, meremehkan orang lain.

Maka dari itu, aku mencoba mencintai diri sendiri. Dimulai dari afirmasi diri, yaitu menyebutkan pernyataan positif tentang diri sendiri dan harus diyakini. Afirmasi diri ini dilakukan setiap pagi dan berlanjut setiap hari. Dari kebiasaan itu, aku mulai menerima diriku sendiri dengan tidak melakukan body shaming terhadap tubuh sendiri. Seperti mengutuk diri sebagai orang gendut, tidak cantik, bodoh, dan apapun yang menurutku kata-kata merendahkan diri. Hal yang harus diyakini yaitu bangga atas apa yang aku miliki dalam tubuh ini.

Dari situ aku pula aku semakin dekat dengan Tuhan karena setiap hari selalu bersyukur dan berdoa, menjadikan Tuhan seakan-akan tempat mencurahkan segala pemikiran. Ada yang suka melakukan hal semacam ini?

Langkah selanjutnya dari Love Self, aku menjadi bertanggungjawab terhadap apa yang aku berikan terhadap tubuh aku, entah secara fisik maupun mental. Bertanggungjawab dengan diri sendiri secara fisik itu seperti apa? Coba pikirkan tentang makanan yang kamu konsumsi bermanfaat atau justru mencelakai kamu. Ataupun skincare yang akan kamu pakai cocok atau berbahaya untuk tubuh kamu. Sedangkan secara mental, cobalah untuk memahami batasan diri dengan tidak memaksa diri sendiri melakukan hal di luar batas kemampuan. Satu lagi, fokus terhadap diri sendiri. Tidakmengikuti urusan orang lain. Dirimu saja perlu diperbaiki. Langkah inilah yang membuat sifat julid dalam diri ini segera musnah.
Langkah terakhir adalah memahami hal yang aku lakukan tidak berdampak buruk untuk orang lain. Aku ingat tentang tulisan seorang Travel Blogger bernama Kadek Arini menyampaikan kata-kata seperti ini, “Selama kamu bisa melakukan sendiri, tidak perlu mengandalkan orang lain.” Ini menjadi salah satu kalimat penguatku untuk mencintai solo traveling.

Menjadi blogger pula membuat aku bertanggungjawab terhadap tulisan yang aku bagikan, terutama menulis hal-hal positif. Sebisa mungkin menulis semua hal yang baik, akan lebih baik pula kalau bisa menginspirasi.

Jadi, inilah keuntungan yang aku nikmati selama menjadi seorang blogger secara mental. Aku mulai berubah menjadi lebih bijak, sifat ke-Kronos-Kronos-an mulai musnah seperti tubuh Kronos sendiri yang dicabik-cabik Dewa Zeus dan dibuang ke dalam Tartarus sampai tak bisa kembali lagi.

Banyak pertanyaan yang muncul untuk para blogger

Q : “Kalau kamu gagal gimana?”
Gagalnya seorang blogger adalah ketika ia berhenti menulis, ketika ia berhenti berkarya, ketika ia berhenti menciptakan. Menurutku tidak ada standar kegagalan seorang blogger, kecuali dia berhenti.

Q : “Kalau blog kamu tidak bisa menghasilkan uang gimana?”
Perkara diterima Google Adsense dan bisa menghasilkan uang adalah alasan nomor 385 aku menjadi blogger. Sudah terbiasa menulis dengan ikhlas tanpa bayaran.

Jadi bloggers, perubahan apa saja yang sudah kamu lakukan selama menjadi blogger? Aku sih semakin cinta dengan diri sendiri. Yuk sharing!




Gracia,



Kartikanofi

  • Share:

You Might Also Like

11 komentar

  1. Wah, selamat deh kamu menyenangi aktivitas blogging. Salam kenal ya. Saya juga blogger baru kemarin sore. Ditunggu kunjungan baliknya http://kudobaban.blogspot.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuk saling support nulis di blog. Salam kenal!

      Hapus
  2. "Perkara diterima Google Adsense dan bisa menghasilkan uang adalah alasan nomor 385 aku menjadi blogger"
    betul. sudah sekian tahun ngeblog dan belum diterima adsense gak bikin saya berhenti ngeblog. pada dasarnya ngeblog adalah sarana saya sharing, jadi selama tulisan saya bermanfaat, saya tetap akan ngeblog. salam kenal mba :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener banget, yang penting nggak pernah berhenti nulis dan sharing. Syukur-syukur apa yang kita tulis bisa menginspirasi banyak orang. Salam kenal 😊

      Hapus
  3. Perubahan dr blog? Yg pasti, aku mendapat banyaaaaak temen baru di mana2 mba. Sedang traveling ke kota A, ada blogger yg bisa aku temuin. Ke Kota B begitu juga. Dan itu bikin happy :) . Masalah blog menghasilkan uang ato ga, sampe skr pun aku ga berminat cari duit dr blog. Sudah cukup gaji yg aku dpt dr kantor. Blog semata2 hanya utk sharing pengalaman traveking dan kulinerku, plus nambah banyak teman di mana2 :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama, blog udah jadi semacam travel diary ya. Tiap pulang traveling selalu ditulis di blog, biar selalu diingat.

      Hapus
  4. wah kalau jadi senang kita akan abhagia juga ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, blog sudah menjadi kebahagiaan tersendiri 😀

      Hapus
  5. Aku pun begitu, dengan menulis termasuk di blog itu membuatku semakin bersyukur dan juga mencintai diri sendiri :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya benar, Mbak. Karena menulis menuntut kita agar menginspirasi orang, secara otomatis pikiran kita bakal berubah jauh lebih baik.

      Hapus
  6. Blog,, macam media curhat aku mbak
    kubisa nulis sepuasnya dan jadi pengendali diriku juga
    pengen rasanya bisa dpetin duit dr adsense, tapi aku blum memutuskan untuk dftar GA
    entah kalau hari2 berikutnya
    penting skrg nulis dan nulis terus
    Salam kenal yahh mbak ^_^

    BalasHapus

Please leave a comment and I'll be back to visit your page. Let's make a bingo!