ANTARA PANTAI PASUT DAN KEDUNGU, AROMA KEUNIKAN PANTAI KHAS TABANAN BALI

Desember 21, 2018


Tak banyak orang mafhum tentang Tabanan. Sebuah wilayah kebupaten yang terletak di sisi barat Pulau Bali. Ia hanya dikenal sebagai wilayah yang memiliki hamparan sawah hijau yang luas dan kemagisan sebuah pantai yang terkenal dengan guanya yang menjorok ke laut, ialah Pantai Tanah Lot.

Jika ditelusuri lebih dalam dengan melihat satu per satu titik destinasi pantai di bagian barat Pulau Bali, jelas Tabanan bosnya dalam menampilkan pantai-pantai yang cantik dan layak dijadikan sebagai spot untuk menikmati matahari terbenam. Ketika hari kedua berada di Bali, aku menyempatkan diri mengunjungi dua pantai yang terbilang unik di Tabanan, sekedar mengabdikan diri untuk menyaksikan matahari menenggelamkan diri dalam garis cakrawala Selat Bali. Ialah Pantai Pasut dan Pantai Kedungu.

1. Pantai Pasut dan Deretan Pohon Kelapa
Sunset di Pantai Pasut
Terletak di Jalan Raya Pasut, Tibubiu, Kerambitan, Kabupaten Tabanan Bali. Memang jaraknya terbilang lumayan jauh dari Bandara Ngurah Rai. Butuh waktu tempuh satu setengah jam untuk sampai di pantai ini. Itupun harus melewati jalanan yang rusak dan menggelitik pantat pengendara.

Aku tak paham kenapa pantai ini disebut sebagai Pantai Pasut? Apakah nama ini merupakan singkatan dari kata pasang surut? Padahal setiap lautan mengalami siklus pasang surut yang berbeda karakteristiknya. Entahlah.

Pantai Pasut memiliki karakteristik pasir halus berwarna hitam, sayangnya banyak sampah berserakan di sekitar garis pantai. Morfologi pantai terbilang cukup lantai, aktivitas surfing tak dapat dilakukan di pantai ini. Pantai Pasut juga memiliki deretan pohon kelapa yang kini ramai dijadikan sebagai spot untuk berswafoto.
Upacara di Tepi Pantai
Di sekitar deretan pohon kelapa, terdapat sebuah pura yang menghadap ke laut dan di sebelahnya terdapat aliran muara sungai. Nahasnya, ketika aku ke mari dan hendak menyeberangi muara sungai, seekor ular berenang menggeliat di tengah-tengah muara sungai. Inilah yang sebenarnya membuatku urung menyeberangi muara sungai ini dan berpindah menuju spot lain.
Deretan Pohon Kelapa

2. Pantai Kedungu dan Deretan Air Terjun
Pantai Kedungu
Di hari kedua menjelajah Bali, aku sengaja memilih pindah penginapan yang dekat dengan Pantai Kedungu. Hanya butuh waktu tempuh lima menit dari penginapan menuju pantai. Pantai ini terbilang sangat unik, sama uniknya dengan Pantai Pasut. Jika Pantai Pasut memiliki deretan Pohon Kelapa, Pantai Kedungu ini justru memiliki deretan tebing bebatuan yang dialiri air terjun yang memanjang di sekitar pantai. Namun, air terjun tidak setiap saat mengalir. 

Karakteristik pantai sangat berbeda dari Pantai Pasut. Pantai Kedungu justru memiliki suasana yang tenang dan bersih dari sampah. Mungkin belum banyak orang yang mengunjungi pantai ini. Pasirnya putih dan halus. Memiliki gelombang laut yang cukup tinggi, tak heran sering dimanfaatkan para pelancong sebagai tempat melakukan aktivitas surfing.
Sayangnya Air Terjun Cuma Mengalir sedikit
Terdapat Muara Sungai di Pantai Kedungu
Suasana Pantai Kedungu yang Sepi
Jadi antara Pantai Pasut dan Kedungu, manakah yang akan menjadi bucket listmu ketika mengunjungi Tabanan Bali? Semuanya menggoda!


GIVEAWAY ALERT!

Yuk ikutan GIVEAWAY dan dapatkan sebuah RATTAN BAG dengan cara :
  1. Follow akun Instagram aku @kartikanofi.
  2. Like dan comment  dengan menjawab pertanyaan "Destinasi Favorit Kamu di Bali di mana aja?" pada postingan ini https://www.instagram.com/p/Brp8BvoHq3r/
  3. Pemenang dengan komentar terbaik akan diumumkan pada tanggal 10 Januari 2019
  4. Good luck, ya!

You Might Also Like

57 komentar

  1. Foto pantai, nyiur melambai dan sunset tuh Indonesia banget

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener banget khas Indonesia, ditambah nyiur melambai.

      Hapus
    2. sekarang ketambahan bidadari di antara nyiur melambai

      Hapus
    3. Duh ada bidadari jatuh dari surga ke Bali nih haha.

      Hapus
    4. Smg ada arjuna yang menunggu di sana

      Hapus
    5. Pengennya doi mas bukan Arjuna

      Hapus
  2. Suka dengan pantai, semilir angin menyejukkan meski di teriknya siang...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku juga suka, Mas. Apalagi waktu sunset, lihat matahari turun di garis cakrawala.

      Hapus
    2. Saya lbh suka sunrise drpd sunset, soalnya waktunya pas mahgrib kalo sunset, ga baik sebenernya maghrib msh di luar rmh. Hehehe. Jadi pengen mantai lagi....

      Hapus
    3. Iya juga ya, maghrib maghrib masih di luar rumah nanti diculik wewe gombel haha.

      Hapus
  3. Tone warnanya photonya bagus banhet mbak.. nuansanya romantis abis. Sukaaa... Ikutan Giveaway ah.. hihi.. tasnya lucu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Mbak. Lagi suka edit tone yang warna pink.
      Terimakasih sudah ikutan giveawaynya, Mbak. Good luck, ya!

      Hapus
  4. Wah belum pernah ke bali sih mbak? Jalan2n ke balinya baru sebatas lewat blog aja nih😀

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuk banyakin nabung, Mbak. Suatu saat harus banget ke Bali.

      Hapus
  5. asikk. boleh ikutan nih kak. wwkwkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh banget, nggak ada syarat harus sarjana dulu kok. wkwkwk

      Hapus
  6. Baliiii, saya kangen padanya.
    Kapan lagi ya bisa ke Bali, pulau sejuta pantai indah.
    Jadi pengen keliling Bali, dulu kami pernah keliling Bali tapi emang salah caranya, harusnya nginapnya pindah2 ya, biar ga repot balik ke hotelnya.
    Kami dulu nginap di Denpasar, akhirnya tiap hari mau keliling Bali, balik lagi ke Denpasar.
    Habis deh waktu di jalan.

    Vtw tasnya keren, pengen ikutan give away aahh :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Mbak. Kemarin saya juga pindah-pindah hotel yang deket sama destinasinya, capek di jalan kalau jauh-jauh dari hotel.
      Wah yuk ikutan giveawaynya.

      Hapus
  7. Berarti kalau ke Pantai Kedungu enaknya pas musim hujan ada kemungkinan banyak dapet pemandangan bonus air terjun dadakan.. duh kemarin baru balik dari Bali tapi gak kemana-mana

    BalasHapus
    Balasan
    1. Belum mesti, Mas. Bulan november kemarin aku ke Kedungu air terjunnya nggak terlalu banyak ngalirnya.
      Duh sayang banget ke Bali nggak ke mana-mana. Kayaknya butuh waktu sebulan kali ya biar puas eksplor dari ujung barat ke timur, dari ujung utara ke selatan. Dari ribuan mdpl sampai minus mdpl.

      Hapus
  8. Waduh, banyak banget destinasinya.. jadi pingin berlama-lama nih di Bali..

    Oiya, tasnya menarik loh..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Banyak banget, jadi pengin roadtrip ke Bali. Biar bisa eksplor setiap sudut tempat.

      haha, yuk ikutan giveaway, Mas.

      Hapus
  9. Wah aku baru denger lho ini ada pantai Pasut dan Kedungu. Wajar sih kalau jarang yang denger jadinya masih suepi gini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebenernya kalau Pantai Pasut udah banyak yang datengin sih, aku juga tau dari instagram. Kalau Kedungu kebetulan nemu di google maps.
      Yah begitulah gunanya blogger, biar orang banyak yang mengenal tempat tempat baru.

      Hapus
  10. bali emang gak bisa diragukan keindahan alam pesisir pantai nya, mungkin setiap sisi pulau nya udh ditakdirkan indah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bener banget, kayaknya wisata apapun ada deh di Bali.

      Hapus
  11. Jujur baru pertama kali dengar nama dua tempat ini. Pas lihat foto-fotonya, kok cakep banget pantainyaaaa :D Itu artinya dua tempat ini wajib masih daftar destinasi selanjutnya, nih!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Mbak. Besok lagi kalau ke Bali harus banget datengin dua tempat ini.
      Coba nginep di daerah Tabanan Mbak, biar deket.

      Hapus
  12. Pantai Pasut keren juga nih. Foto-fotonya keren. Tapi masih banyak sampah? Sayang sekali ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Pantai Pasut sebenernya bagus banget. Sayangnya banyak sampah.
      Tapi kalau di bawah pohon pohon kelapa bersih kok, Mbak.
      Mungkin itu sampah dari laut kebawa arus sampai di pesisir.

      Hapus
  13. Udah lama banget gak ke Bali.. Pernah menjelajah ke pantainya, tapi waktu balita, dan kenangan itu masih membekas. If I am not mistake, waktu itu sekeluarga mengunjungi spot-spot terkenal seperti Bedugul, Kuta dan Sanur (I forgot the detail) :') Bahkan pernah di ceritakin oleh keluarga, saya sampe ndak mau diajak pulang, wkwkw.

    Btw saya ikutan giveawaynya ya. Done follow Instagram Mbak.

    Salam kenal,
    Nabila.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah memang Bali bener bener nggak bisa dilupakan, ya. Sampai kenangan dari masa balita masih keinget haha.
      Yuk Mbak ikut giveawaynya, ditunggu komennya di instagram ya.

      Hapus
  14. pasut=pasang surut kali ya hehnehe poto2nya kece badai..menjingga khas pantai Indonesia

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mungkin pasut, singkatan dari pasang surut. Atau mungkin punya arti lain.
      Wah, makasih ya.

      Hapus
  15. Eh, asli, ini pantai-pantai kelewat dari list gue pas lagi di Bali. Next time WAJIB ke sini! Bookmark bookmark.. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wajib banget dateng ke pantai pasut sama kedungu. Enak banget buat lihat sunset.

      Hapus
  16. Saya pernah tinggal di Bali juga selama beberapa bulan untuk bekerja di tahun 2010, tepatnya di Tanjung Benoa jadi dulu sering main ke pantai juga. Pantai di Bali memang cantik-cantik ya mbak, kalau disuruh memilih saya lebih memilih Pantai Pasut karena sepertinya lebih menarik. Mengingat ada sungai dan rumpun pohon kelapa yang memikat mata apalagi saat sunset tiba, meskipun minusnya banyak sampah bertebaran tapi masih bisa diakali dengan mencari angel dan spot yang ciamik. Pantai di Bali memang kebanyakan hitam karena masih sejalur dengan Pantai Selatan dengan ciri khas Pasir Hitam. Jadi kangen Bali semoga dalam waktu dekat bisa dikasih rejeki untuk kembali kesana bersama keluarga amin :) btw, ini kunjungan pertama saya, salam kenal ya mbak..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal, Mbak. Terimakasih sudah mampir di lapak saya hihi.
      Wah saya juga pengen nih nyobain sebulan tinggal di Bali. Destinasinya banyak banget yang menggoda buat dikunjungi.
      Aammiin ya, semoga bisa kembali lagi ke Bali, bisa menelusuri destinasi destinasi cakep lainnya.

      Hapus
  17. Jelang tahun baru gini, jadi pengen mantai. Tapi di Medan pantainya butek semua :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ke Karimunjawa aja, Mbak. Pantainya tetep bening bulan ini.

      Hapus
  18. Ya ampun mbak, fotonya indah bgt sik. .Sunsetnya senjanyaaaa.. Btw, tasnya lucukkk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oh iya, terimakasih ya. Masih belajar ngedit kok.

      Hapus
  19. foto-fotonya bagusss bangettt! suka sama tone warnanya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah terimakasih. Masih belajar edit edit foto kok, Mbak.

      Hapus
  20. pantai pasut, terlalu cepat membaca jadi kebaca pantai parasut.
    Semoga pantai-pantai tetap aman ya, saya kangen ke pantai, duduk-duduk dekat pohon kelapa, kayak itu tuh.. cewek itu (hihihi)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha kok jadi ngakak baca komennya, Mbak.
      Wah yang namanya pantai memang selalu ngangenin, Mbak. Kayak dia *eh jadi curhat.
      Wah cewek yg duduk di dekat pohon kelapa itu saya loh haha. Memang enak banget duduk duduk di situ sambil lihatin sunset.

      Hapus
  21. Boleh juga, Pasut = pasang surut. Tapi mungkin ada arti dalam bahasa bali, cyin. Oleh karenanya disebut demikian. Mungkin loh yah.
    Eniwei saya juga paling takut dengan ular ... Hiii. Apalagi yg di air, kan serem yah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah iya, Mbak. Sampai sekarang masih penasaran kenapa dinamain pantai pasut.
      Haha geli ya lihat ular atau hewan hewan semacam itu? Sama.

      Hapus
  22. Jadi pengen liburan kesana juga deh mbk...

    BalasHapus
  23. Saya suka foto di antara pohon kelapa itu Mba, nuansanya damai dan romantis

    BalasHapus
    Balasan
    1. Di antara pohon kelapa tuh yang mana nih, Mas?
      Fotonya damai dan romantis ya, yang fotoin malah galau dan patah hati ahahaha

      Hapus
  24. Foto pertamanya kece parah sih, that pink vibe!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah terimakasih. Jadi mau konsisten pakai tone pink.

      Hapus
  25. Aku tinggal di Tabanan tapi belum pernah ke pantai pasut hehehehe, kalo di Kedungu sering banget, lebih bagus lagi kalau ke Kedungu saat matahari tenggelam mba cantik banget

    BalasHapus

Please leave a comment and I'll be back to visit your page. Let's make a bingo!